Showing posts with label info sehat. Show all posts
Showing posts with label info sehat. Show all posts

Manfaat Susu Kedelai

Entah karena mengikuti trend atau memang para penjual sadar dengan kecenderungan kesadaran sebagian besar masyarakat yang saat ini mulai mengkonsumsi susu kedelai, sekarang ini sudah banyak para penjaja minuman ini. Keberadaan susu kedelai hampir sama dengan antusiasme sebagian orang untuk meminum sinom (minuman berbahan dasar buah dan daun asam jawa), es degan (kelapa muda) dan makanan serta minuman alamiah lainnya. Hali ini tentu saja cukup membanggakan.

Para peneliti dari Universitas Naples, Italia, melakukan perbandingan antara susu kedelai dengan susu sapi. Hasilnya, susu kedelai mengandung lebih sedikit lemak  dan mengandung asam lemak Omega-3 yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Dalam penelitian yang dilakukan pada hewan percobaan, diketahui bahwa hewan yang diberi susu kedelai memiliki kadar lemak darah trigliserida lebih rendah dan sistem metabolik mereka tidak stres.

Susu kedelai memiliki kadar protein dan komposisi asam amino yang hampir sama dengan susu sapi. Keunggulan lain dari susu kedelai dibandingkan dengan susu sapi adalah tidak mengandung kolesterol sama sekali. Susu kedelai mulai populer di kalangan masyarakat banyak sebagai pilihan baru selain susu sapi. Susu kedelai mudah didapat dengan harga relatif murah.

Karena kadar asam amino lisin yang tinggi, susu kedelai dapat digunakan untuk meningkatkan nilai gizi protein pada nasi dan makanan sereal lainnya, yang umumnya rendah kadar lisinnya. Mutu protein susu kedelai hampir sama dengan mutu protein susu sapi. Kandungan gizi kedelai merupakan sumber protein, lemak, vitamin, mineral dan serat. Susunan asam amino pada kedelai lebih lengkap dan seimbang. Kedelai sangat berkhasiat bagi pertumbuhan dan menjaga sel-sel tubuh. Protein kedelai juga dibuktikan paling baik dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lain. Kandunagn proteinnya setara denga protein hewani dari daging susu dan telur.

Asam lemak tak jenuh ini dapat mencegah timbulnya pengerasan pembuluh-pembuluh nadi. Tidak semata itu, kedelai juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan dapat mengurangi resiko penyakit jantung, seperti yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian. Kadar trigliserida dan kolesterol yang tinggi merupakan pemicu penyempitan pembuluh arteri sehingga aliran darah akan tersumbat. Kondisi ini bisa memicu serangan jantung dan stroke.

Para peneliti juga menemukan susu kedelai mengandung kalsium tinggi, hampir sama dengan ASI serta bisa dipakai pada anak-anak yang alergi pada susu sapi. Dalam presentasi yang dilakukan pada European Congress on Obesity yang dilaksanakan di Turki, para peneliti juga menyatakan konsumsi susu kedelai bisa digiatkan. Meski susu kedelai ini sudah biasa dikonsumsi di Italia, namun susu ini relatif sulit ditemui di negara-negara eropa lainnya.


Resep Tradisional
Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari susu kedelai secara lebih optimal.
1. Diabetes Mellitus
    Bahan              : 1 (satu) genggam biji kedelai hitam.
    Cara membuat : Biji kedelai hitam direbus dengan 3 gelar air sampai mendidih hingga
                             tinggal menyisakan 1 gelas lalu saring untuk diambil airnya. Diminum
                             1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara rutin setiap hari.


2. Sakit Ginjal
    Bahan              : 3 sendok makan biji kedelai.
    Cara membuat : Kedelai direbus dengan 2-3 gelar air sampai mendidih hingga tinggal
                            menyisakan 1 gelas lalu saring untuk diambil airnya. Diminum pada
                            pagi hari setelah bangun tidur dan dilakukan secara rutin setiap hari.


3. Reumatik
    Bahan             : 1 sendok makan biji kedelai hitam, 1 sendok makan kacang hijau,
                            dan 2 sendok makan kacang tanah.
    Cara membuat : Semua bahan tersebut digoreng tanpa minyak (sangrai), kemudian
                            ditumbuk atau digiling sampai halus. Cara menggunakannya hasil
                            gilingan tersebut dimakan 2 kali sehari 1 sendok teh, pagi dan sore.


Diharapkan dengan beberapa cara tersebut akan membuat kita mampu merengkuh manfaat dan kegunaan susu kedelai. Atau bila memang tidak memungkinkan, di beberapa tempat mulai banyak dijual varian dari susu kedelai yang siap untuk dikonsumsi. Kata orang, negeri ini sarat dengan flora dan fauna yang tak terhingga. Bila dimanfaatkan dengan baik, maka sudah pasti manfaatnya akan dapat dirasakan. Untuk bisa ke arah sana, jalan yang ditempuh adalah dengan menyadari manfaat dari semua anugerah tersebut. []


Dikutip dari berbagai sumber
Read More...

Miskin Dilarang Sakit

Orang miskin dilarang sakit. Itu adalah tema Kick Andy minggu lalu, meski kasus yang diajukan tak sepenuhnya menggambarkan bahwa kematian atau kegagalan pengobatan yang dialami akibat ketidakadaan biaya. Sebagian besar lebih karena ketidaktahuan (ignorance) dari orang tua pasien mengenai keadaan yang dialami anak mereka. Contoh kasus yang diangkat sekaligus menggambarkan rendahnya mutu layanan kesehatan di negeri ini.
Tapi tema yang dipilih Kick Andy tidak salah. Sudah menjadi rahasia umum: saat ini biaya pelayanan kesehatan di Indonesia memang sangat mahal. Bukan cuma si miskin, mereka yang setengah miskin pun amat merasakannya.
Sekarang ini pemerintah menyatakan telah menyediakan dana jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) untuk yang miskin dan beberapa pemerintah daerah menyediakan jamkesda. Tetapi peristiwa seperti yang ditemukan Andy F. Noya masih banyak terjadi. Bukan satu dua orang dari kelompok miskin tak tahu bahwa ada dana itu. Kepala desa tak memberi tahu warganya mengenai hal itu. Rumah sakit setali tiga uang. Rumah sakit, mungkin, takut kesulitan ketika menagih dana itu ke pemerintah.
Kini pemerintah menjanjikan pada 2011, semua persalinan akan digratiskan. Maksudnya, tentu, supaya semua ibu hamil mau datang ke puskesmas kalau melahirkan. Tidak pergi ke dukun bayi. Tapi ada pertanyaan besar, apakah rakyat di desa-desa yang tinggal jauh dari puskesmas mengetahui hal itu? Seandainya tahu apakah biaya perjalanan menuju ke puskesmas juga ditanggung?
Tidak semua puskesmas mudah terjangkau oleh penduduk dan tidak semua desa tersedia bidan. Kalaupun ada bidan, mereka juga akan menarik bayaran kalau menolong persalinan di luar puskesmas. Apalagi kalau bidan itu adalah bidan swasta yang tidak digaji negara. Jangankan di desa, di banyak kota pun lebih banyak bidan swasta dibanding bidan pemerintah.
Di kabupaten Pontianak, misalnya, dari sekitar 400 bidan, hanya sekitar 100 yang berstatus pegawai negeri. Kalau janji pemerintah itu hanya berlaku untuk mereka yang melahirkan pada bidan pemerintah atau melahirkan di sarana pelayanan kesehatan pemerintah, maka kembali lagi yang miskin dan tinggal jauh dari tempat layanan akan tidak dapat menikmatinya.
Kalau niat pemerintah itu ditujukan agar angka kematian ibu melahirkan dapat diturunkan, yang seharusnya dilakukan adalah peningkatan akses terhadap pemeriksaan kehamilan, deteksi dan penanganan dini pada kehamilan yang berisiko, dan penggiatan layanan keluarga berencana sampai ke desa-desa. Termasuk, misalnya, untuk kehamilan yang berisiko, maka biaya transportasi dari desa ke Puskesmas akan ditanggung negara, dan semua puskesmas sudah dilatih dan dielngkapi sarana untuk memberikan pertolongan persalinan yang berisiko.
Sekarang ini dengan adanya batasan kewenangan kepada bidan sebagai konsekwensi UU Praktik Kedokteran, maka sering dana pelatihan lebih banyak digunakan untuik melatih dokter puskesmas. Padahal penempatan dokter puskesmas itu sendiri tidak bersifat tetap, sehingga kalau dokter yang sudah dilatih itu pindah, yang menggantikan memerlukan pelatihan lagi. Sementara bidan yang lebih menetap dan lebih banyak berhubungan langsung dengan perawatan kehamilan di desa-desa, kurang mendapat pembekalan agar siap menangani kehamilan yang berisiko.
Jadi kembali lagi, niat yang baik dari pemerintah tadi akhirnya hanya leboih bernuansa untuk popularitas karena tidak disertai pemikiran tentang bagaimana mendaratkan niat tersebut sampai ke desa-desa yang jauh dari jangkauan puskesmas.

Kartono Mohamad
Mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Read More...

Cara Benar Memandang Kopi

Berbicara mengenai kopi, banyak orang yang masih memandang dan mencapnya sebagai “biang penyakit”. Kopi, asalkan dikonsumsi secara bijak, sebenarnya justru bermanfaat bagi kesehatan. Sayang, label “pengganggu” kesehatan terlanjur melekat. Tulisan berikut ini mengupas beberapa mitos yang kerap kita dengar di masyarakat pada umumnya. Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, MS., Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menjelaskannya.
Mitos 1: Minum Kopi Akan Membuat Ketagihan
Fakta: Kebiasaan minum kopi acap kali dituduh memunculkan efek “kecanduan” baik secara psikologis maupun fisiologis. Tapi menurut WHO (World Health Organization) sejauh ini belum ada penelitian ilmiah yang dapat membuktikan kafein bisa menimbulkan ketagihan serius seperti halnya penyalahgunaan narkoba.
Mitos 2: Minum Kopi Membuat Keropos Tulang
Fakta: Disimpulkan oleh Komisi Penasehat NIH (National Institute of Health) USA pada 1994, kafein tidak mempengaruhi penyerapan maupun ekskresi kalsium. Bahkan, hingga sekarang ini telah banyak penelitian dilakukan dan belum ada yang bisa menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kafein dalam jumlah tertentu secara rutin dengan kandungan mineral tulang. Tidak benar pula mitos yang mengatakan bahwa kandungan kalsium pada susu akan hilang saat kopi dicampur dengan susu. Selama Anda mengkomsumsi kafein secara moderat sebanyak 3 cangkir sehari, tidak akan mempengaruhi densitas (kekuatan) dan kandungan mineral tulang. Dengan demikian Anda tidak akan terseran osteoporosis.
Mitos 3: Minum Kopi Dapat Memicu Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi
Fakta: Kafein yang tidak berlebihan (batas konsumsi per hari 400 mg) tidak akan menyebabkan hipertensi kronis. Tapi pada individu yang sensitif terhadap kafein, menikmati secangkir kopi dapat memungkinkan terjadinya peningkatan tekanan darah untuk beberapa saat.
Mitos 4: Minum Kopi Sebabkan Jantung Koroner
Fakta: National Research Council USA menyebutkan bahwa bukti yang menghubungkan konsumsi kopi dengan resiko timbulnya penyakit jantung koroner ternyata lemah dan tidak konsisten.
Mitos 5: Minum Kopi Memicu Kegemukan
Fakta: Tidak ada hubungan antara kopi dengan penambahan berat badan seseorang. Yang membuat berat badan naik adalah kandungan gula dalam kopi tersebut. Selain itu gaya hidup yang tidak sehat lainnya juga akan memicu terjadinya kegemukan. Oleh sebab itu, konsumsilah kopi dengan gula secukupnya dan hiduplah dengan pola hidup yang sehat.
Mitos 6: Sering Minum Kopi Membuat Kafein Tidak Bekerja Maksimal Lagi
Fakta: Kafein memberikan pengaruh berbeda pada setiap individunya. Berikut rinciannya:

  • Pada orang dewasa, kafein akan bertahan dalam tubuh selama tiga sampai lima jam.
  • Pada perokok, kafein hanya bertahan dua hingga tiga jam.
  • Pada ibu hamil, kafein bertahan dalam tubuh selama kurang lebih tujuh sampai delapan jam. Ibu hamil sebaiknya membatasi mengkonsumsi kopi karena dapat mengganggu jadwal istirahat ibu hamil tersebut dan juga memungkinkan dapat mengganggu pertumbuhan janin yang sedang dikandungnya.
  • Pada bayi di bawah enam bulan, kafein akan bertahan selam 24 jam. Nah, pada usia ini hendaknya bayi dihindarkan dari kopi agar bayi memiliki waktu istirahat yang panjang, karena bayi pada usia ini sedang mengalami masa pertumbuhan.

Mitos 7: Kopi Tidak Ada Nutrisinya
Fakta: Dalam secangkir kopi (237 gr) terdapat kandungan air (235 gr), energi (2 Kkal), zat besi (0,02 mg), magnesium (7 mg), fosfor (7 mg), kalium (116 mg), fluoride (215 mg), dan kafein (95 mg). Bahkan kopi juga terbukti mengandung asam fenolat (klorogenat dan kafeat) yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menghilangkan pengaruh negative radikal bebas. Anda tahu kan, jika tidak dicegah radikal bebas bias menyebabkan penyakit degeneratif. Di Jepang, kopi digunakan sebagai sumber utama radikal bebas. 
[sumber: majalah dokterkita, wikipedia]
Read More...

Mari Mengenal Asam Urat

Asam urat –biasanya disebut gout,artritis gout, atau piral– termasuk jenis penyakit rematik. Rematik sendiri memiliki lebih dari 100 jenis. Banyak orang yang salah kaprah. Seseorang yang kadar asam urat darahnya agak tinggi mengeluh nyeri, ngilu dan linu di persendian, dianggap menderita asam urat. Padahal belum tentu.
Asam urat ditandai dengan gejala-gejala yang khas dan kadar asam urat dalam darah meninggi. Hasil pemeriksaan mikroskopis dari cairan di dalam sendi, menunjukkan adanya kristal monosodium urat yang bentuknya mirip seperti ujung-ujung jarum. Kadar asam urat normal pada orang dewasa adalah di bawah 7 mg/dl (pria) dan di bawah 6 mg/dl (wanita). Asam urat sebenarnya adalah hasil akhir metabolisme purin, yaitu protein yang masuk golongannucleoprotein. Bila kadar asam urat berlebihan, darah akan membuangnya ke berbagai organ tubuh seperti persendian dan ginjal. Ketika kristal monosodium urat mengendap di persendian maka terjadilah radang sendi akut.
Sendi yang paling sering diserang adalah ibu jari kaki (90%). Kemudian pergelangan kaki, lutut, siku, dan sendi jari tangan. Pada penerima gout kronik biasanya akan timbul benjolan-benjolan di sekitar sendi yang disebut tofus. Benjolan tofus yang berisi serbuk seperti kapur, tak lain adalah kristalmonosodium urat yang sudah lama mengendap.
Bila kadar asam urat masih di bawah 9 mg/dl, penderita tidak perlu minum obat penurun asam urat. Cukup melakukan diet dan olahraga rutin serta banyak minum air putih. Akan tetapi apabila kadar asam uratnya sudah di atas 9 mg/dl, selain harus dicari tahu penyebabnya, penderita juga diharuskan minum obat penurun asam urat. Bila tidak, bisa timbul komplikasi seperti batu ginjal, batu saluran kemih atau penyumbatansaringan ginjal yang disebut nefropati gout.
Komplikasi lain yang bisa menyertai gout adalah tenggorokan, gangguan penglihatan, gangguan jantung, hipertensi, stroke, kencing manis (diabetes), kolesterol tinggi dan pengeroposan tulang (osteoporosis).
[dikutip dari berbagai sumber]
Read More...
 
Copyright (c) 2010 Blogger templates by VLC Player